Dear Agan
Salah satu persyaratan dalam food safety adalah program kalibrasi alat ukur.Kali ini kita akan membahas cara kalibrasi timbangan secara In-house atau kalibrasi internal. Sudah diakui bahwa kalibrasi ke pihak eksternal seperti laboratorium kalibrasi yg sudah terakreditasi KAN membutuhkan biaya yg tidak sedikit. Jadi untuk meminimalkan biaya tersebut, kita harus bisa melakukan kalibrasi internal.
Metode yang saya jabarkan ini sudah lolos dari beberapa auditor sistem tanpa pertanyaan berarti. Ok kita mulai saja . .
1. Pertama kita harus punya master kalibrasi, yaitu berupa anak timbang yang sudah dikalibrasi eksternal.
2. Pastikan timbangan dalam keadaan bersih dan water pass dalam posisi tengah ( jika ada ).
3.Selanjutnya kita hitung eccentricity dengan cara kita tentukan 2 anak timbang pada skala 1/2 dan 1/3 dari kapasitas timbangan atau bisa juga dari range atas pemakaian timbangan.
4. Taruhlah beban pada no.2 di atas pada 5 titik timbangan pada tengah, 2 kanan dan kiri bagian belakang, serta 2 kanan dan kiri bagian depan timbangan.
5. Catat hasil masing2 penimbangan dan hitung nilai koreksinya dengan cara nilai beban standar - hasil pengukuran
6. Bandingkan selisih terjauh dari masing2 beban. Apakah sudah melebihi selisih yg diijinkan. Note: selisih yg diijinkan ditetapkan berdasarkan efek yg masih bisa ditoleransi dari selisih penggunaan benda/ material yg ditimbang.
7. Jika selisih terjauh dari hasil pengukuran masih di bawah nilai selisih yg diijinkan maka timbangan masih dalam kondisi baik dalam hal eccentricity.
8.Selanjutnya kita hitung nilai repeatability dan scale value dengan cara menentukan 5 skala di sekitar skala penggunaan timbangan. Contoh : jika timbangan sering dipakai untuk menimbang benda dengan range berat 50 - 500 gr, maka kita boleh mengambil anak timbang dengan skala 50, 150, 300, 400 dan 500 g.
9. Timbang masing2 beban pada skala yg sudah ditetapkan sebanyak 6 kali pada tiap beban.
10. Hitung nilai koreksi dari tiap penimbangan beban kemudian rata2kan 6 nilai koreksi pada tiap beban.
11. Bandingkan nilai rata2 koreksi dari masing2 beban dengan selisih yg diijinkan. Jika nilainya masih di bawah selisih yg diijinkan berarti kondisi timbangan berdasarkan repeatability dan scale value masih baik.
Sekian penjelasan kalibrasi timbangan dari saya. Semoga bermanfaat dan jika ada pertanyaan akan saya jawab.
Sampai jumpa pada kalibrasi alat ukur selanjutnya . .
See you all

0 comments:
Post a Comment